Jumat, 13 Desember 2013

MRP - TGS MO



RekhaNurmalaZeni
1123070090
MKS/III/C
TugasManajemen Operasi
Pengertian Material Requirement Planning
Perencanaan kebutuhan material (MRP) dapat didefinisikan sebagai suatu teknik atau set prosedur yang sistematis untuk penentuan kuantitas serta waktu dalam proses perencanaan dan pengendalian item barang (komponen) yang tergantungpada item–item tingkat (level) yang lebihtinggi (dependent demand). Ada 4 kemampuan yang menjadiciriutamadarisistem MRP yaitu:
1.Mampumenentukankebutuhanpadasaat yang tepat.
2. Membentukkebutuhan minimal untuksetiap item.
3. Menentukanpelaksanaanrencanapemesanan.
4. Menentukanpenjadwalanulangataupembatalanatassuatujadwal yang sudahdirencanakan.
Perencanaankebutuhan material atauseringdikenaldenganMaterial Requirement Planning (MRP) adalahsuatusisteminformasi yang terkomputerisasiuntukmengaturpersediaanpermintaan yang dependent danmengaturjadwalproduksi.Sisteminibertujuanuntukmengurangitingkatpersediaandanmeningkatkanproduktivitas.Terdapatduahalpentingdalam MRP yaitu lead time, danberapabanyaknyajumlah material yang siapdipesan
Dengan metode MRP Dapat memesan sejumlah baranga tau persediaan sesuai dengan jadwal produksi, maka  tidak akan ada pembelian barang walaupun persediaan telah berada pada tingkat terendah. MRP dapat mengatasi masalah-masalah kompleks dalam persediaan yang memproduksi banyak produk.Masalah yang ditimbulkannya antara lain kebingungan inefisiensi, pelayanan yang tidak memuaskan konsumen, dll.
Penentuankebutuhan material yang pastidalam proses produksi akan meminimalkan kerugian yang timbul dalam kaitannya dengan persediaan. Dengan menggunakan metode MRP untuk melakukan penjadwalan produksi, maka perusahaan akan menentukan secara tepat perencanaan tanggal penyelesaian pekerjaan yang realistik, pekerjaan dapat selesai tepat pada waktunya, janji kepada konsumen dapat ditepati dan waktu tengang pemesanan dapat dikurangi.
Tujuan Material Requirement Planning
Secara umum, sistem MRP dimaksudkan untuk mencapai tujuan sebagai berikut :
1.          Meminimalkan Persediaan MRP.
2.          Mengurangi resiko karena keterlambatan produksi atau pengrimanMRP
3.           Komitmen yang realistis
4.          Meningkatkanefisiensi
Kelebihan dan KelemahanMaterial Requirement Planning
Kelebihan MRP
Ø Kemampuan memberi harga lebih kompetitif
Ø Mengurangi harga penjualan
Ø Mengurangi Inventori
Ø Pelayanan pelanggan yang lebih baik
Ø Respon terhadap permintaan pasar lebih baik
Ø Kemampuan mengubah jadwal induk
Ø Mengurangi biaya setup
Ø Mengurangi waktu menganggur
Ø Memberi catatan kemajuan sehingga manager dapat merencanakan order sebelum pesanan aktual dirilis
Ø Memberitahu kapan memperlambat akan sebaik mempercepat
Ø Menunda atau membatalkan pesanan
Ø Mengubah kuantitas pesanan
Ø Memajukan atau menunda batas waktu pesanan
Ø Membantu perencanaan kapasitas
Kelemahan MRP
Problem utamapenggunaansistem MRP adalahintegritas data.Jikaterdapat data salahpada data persediaan, bill material data/master schedule kemudianjugaakanmenghasilkan data salah. Problem utamalainnyaadalah MRP systems membutuhkan data spesifikberapa lama perusahaanmenggunakanberbagaikomponendalammemproduksiproduktertentu (asumsisemua variable).Desainsisteminijugamengasumsikanbahwa "lead time" dalam proses in manufacturing samauntuksetiap item produk yang dibuat.
Input, Proses, Output Material Requirement Planning
ü Input MRP
Input yang dibutuhkandalamkonsep MRP, yaitusebagaiberikut :
1. JadwalIndukProduksi (Master Production Schedule), merupakanringkasanskedulproduksiprodukjadiuntukperiodemendatang yang dirancangberdasarkanpesananpelangganatauperamalanpermintaan. JIP berisiperencanaansecaramendetailmengenaijumlahproduksi yang dibutuhkanuntuksetiapprodukakhirbesertaperiodewaktunyauntuksuatujangkaperencanaandenganmemperhatikankapasitas yang tersedia.Sistem MRP mengasumsikanbahwapesanan yang dicatatdalam JIP adalahpasti, kendatipunhanyamerupakanperamalan.
2. Status Persediaan (Inventory Master File atau Inventory Status Record), merupakancatatankeadaanpersediaan yang menggambarkan status semua item yang adadalampersediaan yang berkaitandengan:
a. Jumlahpersediaan yang dimilikipadasetiapperiode (on hand inventory).
b. Jumlah barang yang sedang dipesan dan kapan pesanan tersebu takan datang (on order inventory).
c. Lead time darisetiapbahan.
3. StrukturProduk (Bill Of Material
.
ü Proses MRP
Langkah–langkahdasardalampenyusunan MRP, yaituantara lain:
1.     Netting
2.     Lotting
3.     Offsetting
4.     Exploding

ü Output MRP
Output MRP sekaligus jugamencerminkan kemampuan dan ciridari MRP, yaitu :
1. Planned Order Schedule (JadwalPesananTerencana)
2. Order Release Report (LaporanPengeluaranPesanan)
3. Changes to Planning Orders
4. Performance Report (LaporanPenampilan
Kesimpulan
Material Requirement Planning merupakan suatu sistem yang mengatur bahan-bahan material yang dibutuhkan untuk proses produksi karena dengan MRP perusahaan dapat mengefisiensikan gudang dan sekaligus mencegah kemungkinan kehabisan bahan material atau suatu system penjadwalan kebutuhan bahanbaku berdasarkan tahap waktu untukoperasiproduksi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar